Senin, 27 Juni 2011

Biosfer dan
                             Faktor-faktor yang berpengaruh 
terhadap keberdaan flora dan fauna

Biosfer
Biosfer Berasal dari kata:

    Bio = Hidup
    Sphaira = tempat atau lapisan
 Biosfer adalah Tempat atau lapisan makhluk hidup

1. Individu
         Individu merupakan organisme tunggal yang termasuk dalam spesies tertentu.
         Contoh: seekor ayam, seekor kucing, sebatang pohon pisang, sebatang pohon    kelapa, dan seorang manusia.
2. Populasi
         Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang berkumpul dan hidup pada suatu daerah dan waktu tertentu.
         Contoh, populasi ayam di desa Jati Makmur pada tahun 2000 berjumlah 5.555 ekor
3. Komunitas
         Komunitas adalah suatu kumpulan dari berbagai populasi pada suatu kawasan tertentu yang  saling berinteraksi dan memengaruhi satu sama lain. Komunitas memiliki komponen yang lebih kompleks jika dibandingkan dengan individu dan populasi.
4. Ekosistem
         Ekosistem merupakan suatu kumpulan dari komunitas yang berbeda yang memiliki ciri khas yang berbeda dan memiliki hubungan yang saling memengaruhi. Komponen penyusun ekosistem adalah produsen(tumbuhan hijau), konsumen (herbivora, karnivora, dan omnivora),dan dekomposer/pengurai (mikroorganisme).
5. Biom
         Beberapa ekosistem yang terdapat pada suatu wilayah geografis dengan iklim dan kondisi yang sama disebut biom. Semua biom di Bumi dengan berbagai macam dan ragamnya membentuk tingkatan tertinggi pendukung kehidupan yang disebut biosfer.


                  Faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan  fauna

1.IKLIM
     Flora tertentu hanya dapat hidup di daerah dengan iklim tertentu.
     Contoh: pohon Apel, teh  hanya dapat tumbuh dengan baik di daerah beriklim sejuk.
     sebaliknya, pohon kurma dan kaktus hanya tumbuh baik di daerah iklim panas.
     Fauna tertentu misalnya Beruang kutub hanya ditemui diKutub Utara yang dingin.
     sebaliknya hewan Unta hanya dapat ditemui di daerah beriklim panas.
     Namun, tidak selamanya lautan menjadi rintangan perpindahan flora dan fauna.
     Bagi flora dan fauna tertentu,
     lautan justru menjadi perantara terjadinya perpindahan.
     Contohnya kelapa. Kelapa dapat ditemui sampai ke tempat-tempat yang jauh karena 
     dihanyutkan oleh laut. Itulah sebabnya, ciri-ciri pesisir pantai Indonesia banyak 
     terdapat pohon kelapa.

2. Kondisi Fisik Di Muka Bumi
Di permukaan Bumi ini, ada pegunungan yang amat tinggi, laut membentang, dan gurun yang amat luas. Kondisi semacam itu bisa menjadi rintangan bagi makhluk hidup untuk berpindah.
Fauna: Zebra, zerafah, dan kuda nil hanya terdapat di Afrika dan tidak terdapat di Amerika, karena di antara kedua benua itu terbentang Laut Atlantik yang luas.



3. ADAPTASI
         Adaptasi adalah penyusuaian diri (mahluk hidup) terhadap lingkungan alam sekitarnya.
        Adaptasi ada  3 macam:
             1.Adaptasi Morfologi : penyusuaian bentuk tubuh dari makhluk hidup untuk kelangsungan hidupnya.
             2.Adaptasi Fisiologi : Merupakan penyesuaian fungsi fisiologi tubuh untuk mempertahankan hidupnya.
             3.Adaptasi Tingkah Laku : Adaptasi ini didasarkan pada tingkah laku, contohnya: hewan yang pura-pura mati atau tidur .

4. Seleksi Alam

         Seleksi Alam : upaya mempertahankan diri demi kelangsungan hidupnya dari predator  pemangsanya.
         Contoh : Capung yang mempunyai warna corak indah akan terlihat oleh pemangsa nya yaitu burung, sehingga capung yang corak indah akan cepat punah, dan terhambat perkembangbiaknya.

5. Makanan
      Makhluk hidup sangat tergantung pada rantai makanan, dan sumber makanan.
     faktor sebaran dan keberadaan flora dan fauna sangat keterkaitan dengan sumber makanan
     Dan hanya disitulah beberapa jenis hewan hanya berada di daerah tertentu dan makanannya hanya ada di benua itu.
    Contoh : Panda hanya bisa hidup di tempat sejuk, yang banyak ditumbuhan pohon bambu.

6.Persekutuan Hidup
         Beberapa jenis binatang dan tumbuhan membentuk sebuah persekutuan yang tidak dapat dipisahkan. Hampir semua macam pepohonan di hutan telah membentuk perpasangan dengan cendawan tanah tertentu.
Cendawan yang tumbuh di dalam maupun di luar akar pohon membantu penyerapan unsur hara oleh tanaman. Jika dipindahkan ke daerah lain yang tidak terdapat cendawan tersebut, pohon itu tidak dapat tumbuh dengan baik.
Hal yang sama juga terjadi pada tumbuhan Aconitum di Amerika Utara. Tumbuhan ini sangat tergantung oleh tawon tertentu yang ada di daerah itu untuk penyerbukan silang. Akibatnya, tumbuhan ini persebarannya hanya sejauh pengembaraan tawon itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar